Beranda > Sains > Manfaat Sinar Matahari Pagi. . .

Manfaat Sinar Matahari Pagi. . .

18 September 2010

Ketika mentari pagi tiba yaitu pada pagi hari pukul 07.00 s/d 09.00, saat itulah yang paling baik bagi manusia untuk berjemur mandi sinar matahari pagi yang hangat. Tidak perlu alergi sinar matahari karena takut kulit gosong jadi hitam karena ada manfaat yang bisa kita dapat dari menjemur badan (sun bath) di paparan matahari.

Dengan berjemur diri selama 10 sampai 15 menit di pagi hari kita bisa mendapatkan asupan vitamin d yang sangat berguna bagi tubuh kita (salah satunya untuk tulang). Vitamin D yang belum aktif bisa menjadi aktif dengan aktivitas mandi matahari pagi. Kita bisa sambil melakukan aktivitas seperti senam pagi, jalan-jalan, menyiram tanaman, beli sayur, berangkat sekolah / kerja, dan lain sebagainya.

Untuk Pertumbuhan Anak. . .

Sebagian besar orang tua menginginkan anak-anak mereka menjalankan dan mempunyai pola hidup serta pola makan teratur dengan gizi seimbang, termasuk memiliki tulang yang kuat.

Agar anak dapat berkembang secara optimal, pastikan anak Anda memulai hari dengan saarapan bergizi lengkap dan seimbang. Selain itu, biasakan anak-anak Anda untuk terkena paparan sinar matahari pagi (sekitar jam 07.00 – 09.00 pagi) paling tidak selama 10-15 menit setiap harinya agar kebutuhan vitamin D-nya tercukupi.

Untuk “berjemur” di pagi hari tersebut usahakan tidak lebih dari jam 09.00. Sebab, paparan radiasi dan sinar ultraviolet A dan B sangat berbahaya, selain menyebabkan keriput juga dapat menyebabkan kanker kulit.

Heliotherapy, Penyembuhan dengan Sinar Matahari Pagi

Negeri kita dengan posisi geografisnya di kaltulistiwa sungguh beruntung dapat memperoleh sinar matahari yang selalu bersinar sepanjang tahun. Bandingkan dengan negara lain yang mempunyai 4 musim, yang hanya dapat menikmati sinar matahari penuh dalam setahun paling lama 3 bulan, sedangkan di bulan lain, mereka hanya menikmati siang hari yang lebih pendek, dan sinar matahari tak bersinar penuh.

Matahari menjadi sangat berarti, karena sinarnya mengandung zat yang dapat memicu tubuh memproduksi vitamin D, yang sangat berguna bagi kesehatan tulang,

Sinar matahari juga mengandung ultra violet, yang dalam penelitian lebih lanjut ternyata dapat menjadi pemicu kanker kulit, tetapi sinar ultra violet ini juga yang mengantarkan seorang ilmuwan dari Jerman NIELS FINSEN, menjadi Pemenang Hadiah Nobel pada tahun 1903, karena sukses mengobati penyakit TBC dengan radiasi sinar ultra violet tersebut!

Selama Perang Dunia I, dokter bedah militer Jerman menggunakan sinar matahari sebagai desinfektan dan menyembuhkan luka para prajurit di klinik terapi sinar matahari di Black Forest. Diwaktu itu, ruang bedah rumah sakit diusahakan mendapat sinar matahari langsung, agar lebih mensterilkan ruang tersebut.

Vitamin D penting untuk tubuh, karena vitamin ini membantu penyerapan kalsium oleh tubuh menjadi lebih intensip. Karena itu banyak produk susu formula sekarang, menambahkan vitamin D dalam formulannya.

Dengan melakukan gerakan senam dibawah sinar matahari pagi dapat menyembuhan masalah tulang dan juga stroke.

Iklan
Kategori:Sains
%d blogger menyukai ini: