Beranda > Komputer/IT/Programmer, Teknologi > Mengenal Prosesor Dual-Core Pada Perangkat Mobile. . .

Mengenal Prosesor Dual-Core Pada Perangkat Mobile. . .

8 Januari 2011

Prosesor dual core menggema di awal 2011 ini. Banyak ponsel pintar dan tablet mulai menggunakannya seperti LG Optmus 2X, Motorola Atrix, dan tablet Motorola Xoom. Sebenarnya, apakah dual-core itu? Seberapa penting fungsinya? Mari kita lihat.

Apakah dual-core itu?

Semua ponsel pintar dan tablet pasti memiliki prosesor, beberapa menyebutnya CPU. Layaknya otak, prosesor berfungsi mengatur jalannya data, agar handset bisa menjalankan performa tertentu. Misalnya untuk melakukan olah aplikasi, bermain game, image processing dan sebagainya.

Tiap prosesor sendiri memiliki sebuah chip. Sebagai contoh, prosesor single core ternama Qualcomm Snapdragon QSD8250 dan Samsung Hummingbird memiliki sebuah chip berkecepatan 1Ghz pada satu die (papan).

Nah, untuk prosesor dual-core terdapat dua chip (termasuk caches dan cache controllers) dalam satuan die. Maka dari itu disebut ‘dual’.Apa Gunanya?

Dalam terminologi kinerja prosesor, detikINET menganalogikannya seperti sebuah kereta yang ditarik dua buah kuda yang berjalan cepat. Tentu jalannya lebih cepat dari satu kuda bukan? Sayangnya beban kuda yang kanan dan kiri kadang tidaklah sama dalam menarik kereta. Ini terjadi bagi beberapa aplikasi yang memang belum mendukung prosesor dual-core.

Memiliki prosesor dual core pada mobile (tablet atau smartphone) berarti memberi kebebasan kepada OS untuk mengatur tugas-tugas intensif secara paralel. Ya, ini berarti perangkat lebih bisa mengerjakan proses multi-tasking secara lebih baik.

Mengapa Dual-Core Lebih Baik dari Single-Core?

Jelas saja. Pasalnya prosesor single-core tak bisa melakukan paralel proses layaknya dual-core. Mengapa? Gampang saja, karena hanya ada satu chip maka prosesor hanya bisa melakukan satu kali perintah informasi (dikenal dengan ‘thread’) dalam sekali waktu. Sementara dual-core, di sisi lain bisa melakukan hal tersebut secara simultan karena didukung dua chip.

Apa Untungnya?

Keuntungan utama jika para vendor menggunakan prosesor dual-core adalah kemampuan handset mereka tentu lebih cepat dan dapat mengerjakan proses multi-tasking lebih efisien. Alasannya karena didukung dua core yang memproses dua thread dalam sekali waktu secara simultan.

Bagi pengguna, tentu handset mereka jadi lebih berlari dan tidak terasa ‘lemot’ saat menghajar aplikasi-aplikasi berat. Nah, di 2011 ini banyak vendor tablet yang mulai menggunakannya. Bisa ditebak, pertama kali keluar di pasaran harganya pasti relatif tinggi.

Ingin memiliki tablet yang lebih kencang dari Samsung Galaxy tab, Dell Streak, atau iPad? Sabar saja, tunggulah kehadiran tablet-tablet baru dengan prosesor dual-core di 2011 — sembari menunggu tablet single-core turun harga.

[detikinet.com]

Iklan
  1. 9 Januari 2011 pukul 10:33 AM

    sekarang dah ada i7. dan pasti akan terus berkembang..

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: