Arsip

Archive for the ‘Berita Politik/Ekonomi/Budaya’ Category

Diperkirakan Logistik Obama 40 Pesawat. . .

18 November 2011 Komentar dimatikan

Dua pesawat yang membawa logistik untuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama sudah sampai di Bali, Senin (7/11/2011). Logistik itu akan dipakai untuk keperluan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-19 pada 17-19 November 2011 di Nusa Dua, Bali.

Dua pesawat itu adalah Cesna 560 yang tiba pada pukul 11.30 Wita dan C 17 Globe Master pada pukul 15.00 Wita. “Rencana ada 40 penerbangan yang membawa logistik dari Amerika Serikat,” kata Komandan Pangkalan Udara TNI Ngurah Rai Letnan Kolonel (Pnb) Jumarto.

Logistik itu sementara akan disimpan di kompleks Pangkalan Udara Ngurah Rai dengan penjagaan ketat. “Penjagaan ketat sudah dimulai sejak tanggal 1 November kemarin,” kata Jumarto.

Menurut Jumarto, pengiriman logistik ini memang prosedur rutin pihak Amerika Serikat. Jumlah pengiriman yang banyak, sampai 40 penerbangan, disebabkan banyaknya logistik yang dibutuhkan dan jarak pengiriman yang jauh.

Sementara itu, Jumarto menambahkan, belum ada pengiriman logistik oleh negara peserta KTT ASEAN lainnya. “Untuk negara lain, yang datang baru personel-personelnya (staf dan petugas keamanan),” kata Jumarto.

 

[regional.kompas.com]

Iklan

Obama Hadiri KTT, BTDC Nusa Dua Ditutup untuk Publik. . .

18 November 2011 Komentar dimatikan

Nusa Dua – Pengamanan menjelang kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di kawasan Nusa Dua diperketat. Kawasan BTDC sudah ditutup untuk publik.

Bali Tourism Development Center (BTDC) Nusa Dua merupakan kawasan digelarnya KTT ASEAN.

“BTDC sudah ditutup untuk umum sejak pukul 07.00 wita hingga sore hari,” kata Wakapolda Bali Brigjen Polisi I Ketut Untung Yoga kepada detikcom, Kamis (17/11/2011).

Untung Yoga menjelaskan, BTDC ditutup untuk umum sejak 17-19 November 2011. “Masyarakat boleh masuk jika telah mengantongi tanda pengenal,” katanya.

Arus keluar masuk kendaraan ke kawasan BTDC pun diperketat. Hanya kendaraan yang memiliki tanda pengenal yang diijinkan melintas. “Hanya Kendaraan telah didaftarkan yang bisa masuk BTDC,” kata Untung Yoga.

Sistem buka tutup kawasan BDTC, menurut Untung Yoga telah dikoordinasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat setempat.

Saat ini, pihak keamanan telah bersiap menunggu kedatangan Obama. Pasukan pengamaan Presiden, Paspampres telah berkoordinasi dengan pihak pengamanan kepala negara Amerika Serikat Obama. “Saat ini, tinggal menunggu kedatangan Obama,” kata Untung Yoga.

Obama dijadwalkan akan menghadiri KTT ASEAN ke-19 pada 17 hingga 19 November 2011.

 

[detiknews.com]

Serba Serbi SEA GAMES 2011 Palembang. . .

15 November 2011 Komentar dimatikan

Panitia penyelenggara

Stadion Sriwijaya Tempat Pembukaan Sea Games 2011.

Lumban Tirta Swimming Pool Palembang.

GOR Ciracas Pasar Rebo untuk cabang olahraga Kempo.

Britama Sport Kelapa Gading untuk cabang olahraga Bola Basket.

Indonesia South East Asian Games Organizing Committee, atau INASOC, merupakan panitia penyelenggara ajang ini. Badan ini juga menjadi panitia penyelenggara untuk ASEAN ParaGames 2011. Ketua Umum INASOC dijabat oleh Rita Subowo, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, dan Rachmat Gobel, seorang pengusaha Indonesia dan Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, menjabat sebagai Direktur Jenderal.

Biaya

Dari APBN Indonesia 2010, dianggarkan total biaya sebesar 350 miliar rupiah (± 38,7 juta dolar AS), sementara dari APBN Indonesia 2011 dianggarkan total biaya senilai 2,1 triliun rupiah (± 230 juta dolar AS).[3]

Menurut Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia, Andi Mallarangeng, Pemerintah Indonesia menambah anggaran senilai 1 triliun rupiah (± 110 juta dolar AS) dari APBN termasuk 600 miliar rupiah dari anggaran untuk sektor pendidikan, dan sumbangan dana dari sponsor.

Baca selanjutnya…

Kemungkinan 2011 Tarif Dasar Listrik Naik. . .

4 Oktober 2010 Komentar dimatikan

Kenaikan TDL (Tarif Dasar Listrik) 2011. Informasi yang kami dapatkan dari Okezone bahwa pemerintah berencana untuk menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) pada awal tahun 2011 nanti.

Hal ini diungkapkan pemerintah lewat menteri Keuangan Agus Marto dan menteri-menteri lain yang terkait pada konferensi pers mengenai RAPBN 2011, di Gedung Direktorat Pajak, Jakarta, Senin (16/8/2010). Baca selanjutnya…

Ternyata. . .Batik ‘Nelson Mandela’ Menjadi Barang Mahal di Afsel

31 Agustus 2010 Komentar dimatikan

Batik menjadi barang ekslusif di Afsel. Gara-gara sering dikenakan oleh mantan Presiden Nelson Mandela dan sejumlah menteri, harganya melambung tinggi.

Batik yang dijual di Afsel memang bukan batik biasa. Bahannya khusus dan dibuat oleh desainer-desainer ternama.

Mandela pertama kali mengenakan batik setelah diberi oleh mantan Presiden Soeharto ketika melakukan kunjungan ke Indonesia. Setelah itu, Madiba–julukan bagi Mandela, selalu mengenakan batik, termasuk orang-orang di kabinetnya.

Sejak dikenakan Mandela, batik tersebut menjadi barang mahal. Hanya masyarakat kelas atas saja yang tertarik menggunakannya.

Sebagai contoh, di sebuah toko di kawasan Sandton, Johannesburg, harga satu potong batik tangan panjang bisa mencapai 2.000 rand atau setara dengan Rp 2 juta.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Afsel sedang berusaha keras agar publik di Afsel tahu jika batik yang dikenakan oleh pejuang anti-apartheid tersebut adalah produk Indonesia.

“Kita akan terus perjuangkan batik tersebut supaya masyarakat di Afsel mengenalnya dan menjadi produk andalan tanah air di sini,” ujar Kedubes RI di Afsel, Syahril Sabaruddin ketika bertemu dengan sejumlah wartawan asal Indonesia yang meliput Piala Dunia.

Namun untuk menjual batik di Afsel bukanlah hal mudah. Sebab para pengusaha Indonesia masih memiliki citra negatif terhadap negeri yang kini dipimpin oleh Jacob Zuma tersebut.

“Afsel selalu mendapat citra negatif. Orang Indonesia tahunya kalau Afrika itu hitam dan kumuh, tapi Anda sudah melihat sendiri kenyataannya bagaimana. Mereka sangat maju dalam bidang perekonomian,” papar Syahril.

Saat ini, nilai total perdagangan Indonesia dan Afsel mencapai USD 1,1 miliar. Ekspor yang dihasilkan mencapai USD 700 juta, sementara impor bernilai USD 400 juta.

Komoditi utama Indonesia yang dikirim ke negeri paling selatan di Afrika ini di antaranya adalah minyak kelapa sawit, produk garmen, karet, dan otomotif. Beberapa produk kreatif dari para perajin di Tanah Air juga menghiasi toko-toko .

“Batik memang masih minim. Tapi semoga lewat Piala Dunia ini dan lewat Mandela kita bisa meningkatkannya di tahun yang akan datang. Sebelum ada negara lain yang mengklaimnya lagi,” tutupnya.

[http://berita.agenbola.com]